Berita

reklamasi laut china selatan/net

Dunia

Tiongkok Hampir Tuntaskan Reklamasi Lahan di Laut China Selatan

SELASA, 16 JUNI 2015 | 13:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiongkok akan segera menyelesaikan sejumlah reklamasi lahan di kepulauan Spratly yang disengketakan di Laut China Selatan.

Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Selasa (16/6), hal itu menunjukkan bahwa Tiongkok saat ini selangkah lebih dekat dari rencana sebelumnya untuk mendirikan pos-pos maritim di jantung Asia Tenggara.

Namun demikian, seperti dimuat Reuters, pihak kementerian tidak menjelaskan lebih lanjut soal reklamasi mana yang akan selesai. Pasalnya saat ini ada tujuh terumbu di Laut China Selatan yang menjalani reklamasi.


"Berdasarkan pemahaman kita dari instansi terkait, sesuai dengan rencana set kerja, proyek reklamasi lahan untuk pembangunan Tiongkok di beberapa pulau dan terumbu di pulau-pulau Nansha akan segera selesai," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Tiongkok sendiri diketahui melakukan penciptaan reklamasi pulau buatan sejak tahun lalu. Langkah tersebut memicu kekhawatiran antar negara-negara di Asia dan juga memicu kritik dari Amerika Serikat.

Amerika Serikat sebelumnya menyebut bahwa kecepatan dan skala pekerjaan reklamasi Tiongkok saat ini berjalan cepat. Sebelum Januari 2014 lalu, Tiongkok hanya mereklamasi sekitar lima hektar wilayah, sedangkan saat ini telah melonjak hingga 800 hektar.

Laut China Selatan sendiri diketahui merupakan wilayah yang disengketakan oleh sejumlah negara seperti Tiongkok, Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan, dan juga Brunei. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya