Berita

Maria Selena/net

Blitz

Maria Selena, Anti Didongkrak Sensasi

SELASA, 16 JUNI 2015 | 08:52 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Artis makin niat memakai strategi kontroversi. Namun Maria percaya diri dengan skill dan keseksian alami.
 
Sensasi dan kontroversi. Dua image ini kian sering dipakai seleb Tanah Air sebagai strategi mendongkrak popularitas. Sebut saja Bella Shofie, Nikita Mirzani, Roro Fitria, Syahrini dan banyak yang lain. Meski diakui cukup berhasil, Maria Selena tidak mau mengekor. Artis, model dan pebasket Merah Putrih Predators ini pede dengan skill naturalnya.

"Kayaknya kontroversi itu makin niat banget. Jujur, aku nggak respek dengan cara itu. Memang semua dikembalikan ke masyarakat yang menilai. Tapi kita kan pu­nya keluarga, masa depan nanti," ujar Maria kepada Rakyat Merdeka, akhir pekan lalu.


"Yang namanya kontroversi pasti negatif, kan ya. Bisa jadi si artis jadi korban. Atau memang pengennya tenar lewat cara gitu. Tapi aku nggak yang siap melakoni itu. Aku yang lurus-lurus aja," lanjutnya.

Menegaskan keengganan didongkrak sensasi, Maria memilih cara-cara yang positif dengan terus menelurkan karya terbaiknya.

"Memang nggak mudah berkarier di hiburan tapi gimana kita bisa bawa diri aja. Jadi diri sendiri, kenalin talenta yang kita punya. Sebagai public figure juga bukan pengen disanjung, tapi ini udah jalan aku. I will do my best," terang dara asli Palem­bang ini.

Publik mengenal Maria sebagai Putri In­donesia 2011. Namun sehari-sehari, rupanya dia tergolong cewek tomboy. Hal ini yang membingungkan terutama saat meladeni fans.

"Aku tuh tomboy, tau. Nggak suka pak­ai high heels, doyannya pakai sneakers dan nge-jeans. Elegan, bold yang hobi travel­ling. Sangat-sangat penyuka adventure gitu. Suka olahraga yang ada body contact-nya, kayak boxing. Bisa feminin, dikondisikan," tutur Maria, disambung tawa.

Meski tidak menjadi prioritas, kecantikan diakuinya bisa menunjang aksinya di indus­tri hiburan.

"Yang penting itu bahagia. Selalu berpikir positif, sehat dan bisa tampil apa adanya. Ada di lingkungan sosial yang baik, bikin kita happy. Dengan gitu, kan orang bisa liat aura kita. Jadi pede deh. Itu sih sebenarnya yang bisa bikin kita cantik," jelas Maria serius.

Meski dianugerahi fisik yang 'sem­purna' tidak menjadikan dia malas untuk merawat diri sendiri.

"Aku bukan tipe anak salon banget sih hehehe. Kalau bisa ngerjain di rumah, mending di rumah deh. Simple aku mah. Kalau muka ya beberapa kali perawatannya mesti facial, itu mesti di tempat perawatan khusus," ujar Maria.

"Tapi aku jadi paling ribet kalau soal ram­but. Genetik sih, masalah aku sama rambut. Kering tipenya jadi mesti serum khusus. Kan, emang nggak mau ribet orangnya," lanjut pemain film Danau Hitam ini.

Maria sudah cukup puas dengan tubuhnya sekarang. Tak sekalipun terbesit niat untuk mempermak bagian tubuh tertentu lewat operasi plastik.

"Ih, operasi sana-sini. Aku sih nggak mau deh. Bukannya apa-apa, aku lebih sayang sama badan aku. Yang nggak alami itu ada masanya, nggak kekal. Nanti kalau ada apa-apa gimana. Aku pentingin kesehatan bukan keseksian," tegas dara jebolan Institut Teknologi Bandung ini.

"Pakai make-up aja lah ya. Make-up juga sekarang canggih kok bisa menutupi kekurangan."

Jika sebagian Puteri Indonesia lebih memilih terjun ke dunia entertainment dan politik, maka agak berbeda dengan Maria. Ia memilih untuk menjadi pembawa acara atau news anchor.

"Ini jadi satu tantangan buat aku belajar jadi jurnalistik. Seru, banyak ilmunya," tukasnya.

Terkadang Maria juga membawakan acara lain di luar berita. Baginya baik presenter berita maupun program lain memiliki kelebi­han dan kekurangan masing-masing.  ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya