Berita

Recep Tayyip Erdogan/net

Dunia

Presiden Turki Bawa AKP Bangun Pemerintah Koalisi

SENIN, 15 JUNI 2015 | 16:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan meminta Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa untuk membentuk pemerintahan koalisi.

Langkah itu diambil setelah AKP kehilangan suara mayoritas dalam pemilihan umum legislatif baru-baru ini.

"Saya pertama kali akan memberikan mandat (untuk pembicaraan) dengan ketua partai politik yang meraih suara terbanyak," kata Erdogan pada Minggu (14/6) seperti dimuat Press TV.


"Bila (koalisi) tidak dapat dibangun, saya kemudian akan memberikan mandat kepada ketua partai yang menempati posisi kedua," tambahnya mengacu pada oposisi Partai Republik Rakyat (CHP) pimpinan pemimpin Kemal Kilicdaroglu.

Erdogan lebih lanjut mengatakan bahwa ia akan menggunakan hak konstitusionalnya untuk menyerukan pemilu awal hanya jika negosiasi tersebut gagal.

Dalam kesempatan lain, Erdogan mengatakan bahwa ia akan mengundang para pemimpin empat partai yang memenangkan kursi di parlemen untuk ambil bagian dalam pembicaraan pekan depan.

AKP diketahui kehilangan posisi sebagai partai mayoritas untuk pertama kalinya sejak berkuasa tahun 2002 lalu. Dalam pemilihan umum legislatif 7 Juni lalu, AKP hanya berhasil mengumpulkan 41 persen suara yang artinya hanya mendapatkan 258 kursi di parlemen dari 550 kursi yang ada.

Sementara itu partai lain seperti CHP memenangkan 132 kursi, dan MHP dan Partai pro-Kurdi Rakyat Demokratik (HDP) memperoleh masing-masing 80 kursi. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya