Berita

Song Jae-hoon meminta maaf/net

Dunia

Jadi Tempat penularan MERS, Presiden Samsung Medical Center Minta Maaf

SENIN, 15 JUNI 2015 | 12:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden sebuah rumah sakit di ibukota Korea Selatan, Seoul yakni Samsung Medical Center meminta maaf secara terbuka kepada publik pada Minggu (14/6).

Pasalnya, hasil identifikasi menemukan bahwa hampir setengah kasus penularan Middle East Respiratory Syndrome (Mers) terjadi di rumah sakit tersebut.

"Kami mohon maaf karena menyebabkan keprihatinan besar sejak Samsung Medical Center menjadi pusat penyebaran Mers," kata Presiden rumah sakit tersebut Song Jae-hoon.


"Hal ini sepenuhnya tanggung jawab dan kegagalan kami, karena kami tidak secara benar mengelola staf dan ruang gawat darurat," sambungnya. seperti dimuat BBC.

Di hadapan wartawan, ia pun menyebut bahwa Samsung Medical Center akan menghentikan sementara semua operasional medis di rumah sakit tersebut. Termasuk di antaranya pasien rawat jalan maupun menangani pasien baru. Rumah sakit itu pun akan menghentikan operasi yang dirasa tidak perlu dilakukan. Hal itu dilakukan untuk mencegah infeksi lebih lanjut antara pasien dan staf medis.

Song menyebut, pihaknya akan meninjau penghentian sementara layanan hingga tanggal 24 Juni mendatang.

Diketahui, menyusul merebaknya virus MERS tersebut, pihak berwenang mengambil langkah cepat dengan menelusuri sumber penyebaran. Salah satu sumber penyebaran terbesar diketahui adalah Samsung Medical Center.

Diyakini bahwa virus menyebar antar sesama pasien dan staf medis di rumah sakit.

Sejauh ini, telah ada sekitar 70 kasus MERS di Korea Selatan yang telah merenggut setidaknya 16 orang korban tewas. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya