Berita

ilustrasi/net

Politik

Kenapa Data Center E-Government Digarap di Singapura?

JUMAT, 12 JUNI 2015 | 22:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tengah menjajaki kerjasama menggarap proyek e-government dengan Telecommunication Limited (SingTel), operator asal Singapura. Langkah ini dipertanyakan karena memiliki potensi bahaya terkait pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintahan dalam negeri.

"Kenapa mesti kerjasama dengan Singapura, memang tidak bisa dikerjakan sendiri?" ujar Direktur Eksekutif Masyarakat Pemantau Kebijakan Legislatif dan Eksekutif (Majelis) Sugiyanto kepada redaksi, Jumat (12/6).

Menurut dia, rencana membentuk perusahaan patungan bersama SingTel untuk menggarap pasar e-goverment di Tanah Air perlu ditinjau ulang.


Boleh saja saham mayoritas di perusahaan patungan yang akan dibentuk nanti dipegang Telkom sebesar 60 persen dan sisanya SingTel, seperti dikatakan Menteri BUMN Rini Sumarno. Tapi kata Sgy, panggilan Sugiyanto, bukan tidak mungkin kesepakatan itu hanya berlaku di awal, dan dalam waktu singkat justru seluruh saham dikuasai SingTel.

"Jangan-jangan nanti mereka menguasai seluruh sahamnya. Kalau begitu kita lagi-lagi menyerahkan pengelolaan sumber potensial ke orang luar," katanya.

Untuk itu dia meminta presiden Jokowi membatalkan kerjasama menggarap e-government dengan Singapura.

"Sejauh ini komitmen Jokowi menjaga kedaulatan belum terlihat, belum ada kebijakannya yang bisa diapresiasi. Kini komitmen Jokowi diuji dalam proyek e-government ini," tukasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya