Berita

tjatur sapto edy/net

Politik

CALON KEPALA BIN

Tjatur Sapto Edy: Insya Allah Mayoritas Anggota DPR Dukung Bang Yos

KAMIS, 11 JUNI 2015 | 10:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

DPR telah menerima surat dari Presiden tentang pengajuan Letjen TNI ( Purn) Sutiyoso sebagai calon Kepala Badan Intelegen Negara (BIN). Pengajuan nama Sutiyoso selanjutnya akan diparipurnakan.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Tjatur Sapto Edy optimis BIN khususnya dan fungsi intelijen negara pada umumnya akan semakin kuat di bawah kepemimpinan Sutiyoso.

"Sutiyoso adalah sosok senior yang kaya pengalaman dan sarat prestasi baik di dunia militer maupun sipil," puji mantan ketua Fraksi PAN DPR itu melalui rilis tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/6).


Tjatur menerangkan, BIN bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang intelijen. Untuk menjadi KaBIN yang berhasil, dibutuhkan sosok yang menguasai perkembangan ilmu dan teknologi intelegen, memiliki kepemimpin yang kuat dan nasionaisme yang paripurna.

Sementara, menurut dia, dunia intelijen akrab digeluti Sutiyoso terutama saat mengemban tugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dalam waktu yang cukup lama dan pengalaman di banyak jabatan teritorial.

"Leadership yang kuat dan tegas telah ditunjukkan oleh bang Yos selama 10 tahun memimpin ibukota," katanya.

Terbukti selama dipimpin bang Yos, begitu Sutiyoso disapa, Tjatur menilai ibukota relatif aman, kemudian pembenahan komprehensif sektor transportai dan pengendalian banjir.  Juga revitalisasi kawasan Kramat Tunggak menjadi Islamic Center, dan banyak prestasi lainnya.

"Tak berlebihan bila Sutiyoso dikatakan gubernur DKI Paling fenomenal pasca Bang Ali Sadikin," cetus legislator DPR tersebut.

Tjatur pun meyakinkan, kecintaan Sutiyoso kepada bangsa dan negara tak perlu diragukan lagi.

"Insya Allah, mayoritas anggota DPR akan mendukung," tandasnya.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya