Berita

wapres didampingi menperin

Menperin: Anak Muda Lokomotif Industri Kreatif di Tanah Air

RABU, 10 JUNI 2015 | 17:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Perindustrian Saleh Husin bakal terus mendorong perkembangan industri kreatif karena sarat potensi yang mampu menembus pasar dalam negeri maupun ekspor. Apalagi, bahan baku industri furnitur dan kerajinan mencapai 100 persen.

"Industri kreatif itu multi-impact. Menciptakan lapangan kerja terlatih dan terdidik, mendongkrak nilai tambah dari bahan mentah hingga dijual dalam dollar untuk ekspor,” ungkapnya.

Menperin Saleh menyampaikan itu usai pembukaan pameran iCraft di JCC, Jakarta, Rabu (10/6) yang dihelat Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI). Pameran karya produk interior dan industri kreatif Indonesia berbasis kriya yang yang berlangsung hingga hari Minggu (14/6) ini dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.


"Tiap daerah diharapkan memacu masing-masing produk yang diunggulkan. Termasuk modifikasi motif lokal yang diyakini meningkatkan keunikan masing-masing produk," sambung Menperin.

Menteri Saleh mendorong hal tersebut karena kiprah para desainer muda menjadi salah satu pendorong utama pengembangan produk kerajinan di Tanah Air. Bekal interaksi dengan dunia luar dan pendidikan membuat mereka terbuka pada ide-ide baru.

"Jadi perpaduan usia muda, kreativitas dan kesempatan membuat desainer muda mampu menciptakan kreasi baru. Mereka jadi lokomotif di kerajinan, furnitur hingga desain interior,” ungkapnya, seraya menambahkan perlunya mempersiapkan generasi selanjutnya dari para desainer muda saat ini. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya