Berita

Aftab Bahadur/net

Dunia

Eksekusi Mati Pria Pakistan ini Jadi Sorotan Kelompok HAM

RABU, 10 JUNI 2015 | 16:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pakistan mengeksekusi mati seorang pria bernama Aftab Bahadur atas kasus pembunuhan pagi tadi (Rabu, 10/5).

Kasus eksekusi mati Aftab mendapat sorotan internasional, terutama penggiat HAM. Pasalnya, apda saat dijatuhi hukuman mati, Aftab masih berusia 15 tahun.

Kasusnya terjadi pada tahun 1992 lalu. Pada saat itu, putusan hukuman harus dikenakan pada orang di atas 15 tahun. Namun kemudian pada tahun 2000, usia minimun putusan hukum haru di atas 18 tahun.


Aftab sendiri dihukum mati dengan cara digantung di penjara Lahore pagi tadi.

"Aftab Bahadur digantung di Penjara Lahore pada hari Rabu di 04:30," kata seorang pejabat penjara di kota timur Pakistan Lahore seperti dimuat Reuters.

"Sebelum digantung, ia menangis dan mengatakan bahwa dirinya tidak bersalah," sambungnya.

Menurut akte kelahiran dan kartu identitas, diketahui lahir pada tanggal 30 Juni 1997.

"Ini hari yang sangat memalukan bagi sistem peradilan Pakistan. Aftab menjadi sasaran hampir setiap dibayangkan ketidakadilan," kata direktur dari kelompok hak asasi manusia internasional Reprieve Maya Foa kepada BBC.

"Untuk yang terakhir, Pakistan bahkan menolak untuk memberikan pengacaranya yang dibutuhkan untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Ini adalah parodi keadilan," tandasnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya