Berita

Nusantara

Lomba Satai Maranggi, Upaya Mempromosikan Khas Kuliner Purwakarta

RABU, 10 JUNI 2015 | 14:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekitar 400 pedagang satai maranggi yang bertebaran di Purwakarta, Jawa Barat, akan ikut dalam lomba sate maranggi pada hari Minggu (14/6) mendatang. Mereka akan mewakili kecamatan masing-masing yang ada di kabupaten tersebut.

"Mereka berasal tujuh kecamatan, di antaranya Plered, Wanayasa dan Cibungur Sari," ujar Founder Rumah UKM, Subiakto Priosoedarsono, Selasa (8/6).

Lomba satai maranggi bagian kerjasama antara Rumah UKM dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, langsung menandatangani kerjasama tersebut.


"Akan dipilih tiga juara untuk mewakili Purwakarta ke tingkat lomba Nasional," ungkap Dedi.  

Dalam lomba nanti, peserta akan diberi waktu 60 menit untuk memulai dari persiapan: memotong daging, marinasi, menyiapkan pembakaran, hingga penyajian. Bondan Winarno, Chica Hindarto dan Chef Yudhi akan menjadi juri.

"Kami ingin satai maranggi bisa going Global," kata Kang Dedi, sapaan akrab tokoh Sunda ini. Selanjutnya baik pemenang maupun yang kalah akan diberikan pendidikan Chef berstandar Internasional.

Pihaknya bertekad menjadikan satai maranggi sebagai ikon kulinernya. Masyarakat akan banyak dilibatkan untuk memproduksi sate ini. "Kami ingin semua orang mengenal betul Purwakarta dengan kulinernya. Jadi ingat satai maranggi ingat Purwakarta," tandasnya.

Acara ini diawali dengan sarasehan pada Sabtu (13/6) bersama para pewaris satai maranggi dan beberapa ahli sesepuh budaya Sunda. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya