Berita

jokowi-jk/net

Politik

Harusnya JK Pimpin Kampanye Pelengseran Jokowi

SELASA, 09 JUNI 2015 | 19:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai pemimpin yang ingkar janji dinilai sebagai sindiran halus bagi Presiden Jokowi.  

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman menduga JK kini sudah sadar bagaimana konsekuensi seorang pemimpin yang banyak ingkar janji, sehingga dia mengeluarkan pernyataan tersebut.

"Janji kepada Tuhan saja bisa seenaknya dilanggar Jokowi, apalagi janji pada rakyat," ujar Jajat kepada redaksi, Selasa (9/6).


JK sebelumnya mengatakan pemimpin yang ingkar janji harus dihukum dengan tidak membiarkannya kembali memimpin. Hal itu disampaikan JK saat menghadiri pembukaan Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia di Pondok Pesantren Attauhidiyah, Tegal, Jawa Tengah, kemarin.

Memang, salah satu pembahasan dalam Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI di Tegal adalah hukum dalam Islam mengenai pemimpin yang mengingkari janji politiknya.

Menurut Jajat, sebaiknya JK tidak tinggal diam karena Jokowi sudah terbukti banyak ingkar janji. Kesimpulan JK bahwa Indonesia hancur kalau dipimpin Jokowi sudah terbukti benar. Sejak Jokowi jadi presiden, banyak kegaduhan yang diakibatkan keputusan kontroversial yang dibuatnya.
 
"Harapan rakyat saat ini hanya ada ditangan JK mengingat pengalaman yang sudah lebih dari cukup di pemerintahan. Jadi, di tengah kondisi saat ini yang tidak kunjung membaik sudah selayaknya JK yang menjadi Presiden," tutup Jajat.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya