Berita

ilustrasi/net

Dunia

Militer Israel Rekrut Ribuan Eks Napi Jadi Tentara

SELASA, 09 JUNI 2015 | 17:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Militer Israel merekrut ribuan tentara baru yang memiliki rekam jejak kasus kriminal.

Menurut laporan media setempat Haaretz seperti dimuat Press TV (Selasa, 9/6), sebanyak 3,8 persen tentara laki-laki dan 0,3 persen tentara wanita yang masuk militer pada tahun lalu memiliki catatan kriminal.

Catatan kriminal ribuan tentara baru itu pun beragam, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pencurian, hingga kejahatan seks.


Masih dalam laporan yang sama, disebutkan juga bahwa militer Israel merekrut tentara dengan catatan kriminal dengan penawaran kesempatan untuk mengajukan permintaan yang isinya adalah rekomendasi resmi kepada presiden agar rekam jejak kejahatannya dihapus.

Semakin banyaknya tentara baru yangmemiliki catatan kriminal menyebabkan masalah baru. Salah satunya yang paling mencolok adalah kejahatan seksual di kalangan militer.

Kepala Jaksa Militer Israel Udi Ben Eliezer menyebut bahwa kejahatan seksual di kalangan militer saat ini meningkat dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 2012 lalu. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya