Berita

dahnil (tengah)

Dana Aspirasi Rp 20 M per Anggota DPR Rawan Dikorup

SELASA, 09 JUNI 2015 | 15:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengajuan dana aspirasi daerah pemilihan (dapil) sebesar Rp 20 miliar per anggota DPR dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 mulai menuai protes.

Dana yang disebut untuk pembangunan proyek-proyek di daerah sesuai aspirasi warga di dapil rawan dikorup. (Baca: DPR Ajukan Dana Aspirasi Rp 20 Miliar per Anggota)

"Selain itu, dana aspirasi Rp 20 miliar per anggota DPR tersebut, telah menabrak fungsi DPR sesungguhnya yakni budgeting, legislasi dan pengawasan," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak (Selasa, 9/6).


Dia menegaskan, alokasi dana alokasi dengan alasan untuk memenuhi aspirasi masyarakat di dapil berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan lain-lain ngawur. Sebab itu bukan anggota Dewan.

Menurutnya, bila hendak memenuhi aspirasi masyarakat di dapil, anggota Dewan bisa mengawal proses pengangguran sejak awal, untuk memastikan kepentingan konstituen terpenuhi melalui APBN maupun APBD yang menjadi tugas pemerintah pusat dan daerah melaksanakannya.

"Bukan justru mengusulkan agar mereka yang langsung membelanjakan melalui dana aspirasi," tegas Dahnil. (Baca: Ketua DPR: Dana Aspirasi Usulan Anggota yang Kesulitan di Daerahnya)

"Terang dana aspirasi adalah akal-akal-an yang mengabaikan nalar tata negara yang baik dan benar dan berpotensi rente dan korupsi," demikian Dahnil, inisiator gerakan #BerjamaahMelawanKorupsi ini. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya