Berita

Ustadz Hilmi Imbau Kader PKS Perhatikan Kaum Dhuafa

SELASA, 09 JUNI 2015 | 15:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekitar 10 hari lagi, umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Selama bulan puasa tersebut, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin mengingatkan seluruh kader PKS untuk memberikan perhatian lebih kepada kaum dhuafa.

Imbauan itu disampaikan tokoh yang akrab disapa Ustadz Hilmi ini pada acara Konsolidasi dan Tarhib Ramadhan PKS di Jakarta, Selasa (9/6).


"Syahrul Ramadhan (Bulan Ramadhan) adalah bulan untuk mengingatkan simpati kita kepada kaum dhuafa, terutama yang ada di bangsa ini. Oleh karena Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk melihat segala kebutuhan kita dalam memulihkan kondisi (recovery), baik diri sendiri maupun masyarakat," katanya.

Menurut Ustadz Hilmi, pemulihan kondisi harus dimulai dari kaum dhuafa. Jangan sampai titik dhuafa terabaikan yang justru menjadi sumber kelemahan bagi diri sendiri dan masyarakat, karena muncul masalah dalam hal kesejahteraan.

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) DPP PKS, Mardani Ali Sera menjelaskan konsolidasi kali ini mengangkat tema ‘Meraih Sukses Rekrutmen Kader dan Pilkada Serentak 2015’.

"Ada dua tema yang dibahas pada konsolidasi kali ini antara lain soal penjaringan kader baru dan kesiapan PKS pada Pilkada serentak di 271 Daerah Tingkat (Dati), baik Dati I (provinsi) maupun Dati II (kabupaten/kota)," jelas Mardani.

Konsolidasi diikuti oleh pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Syariah Pusat (DSP), Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), serta Pimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS se-Indonesia. Hadir pada kesempatan itu Presiden PKS Anis Matta, Ketua DSP Surahman Hidayat, Ketua MPP Untung Wahono, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, serta para anggota dewan lain. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya