Berita

sukmadji indro tjahjono/net

BURSA DIRUT BULOG

Langkah Indro Tjahjono Hendak Dihentikan

SENIN, 08 JUNI 2015 | 21:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak dapat dipungkiri pemberhentian Lenny Sugihat dari posisi Dirut Perum Bulog diikuti pertarungan dalam rangka memperebutkan kursi yang kini kosong itu.

Sementara kalangan di Kementerian BUMN dikabarkan ingin menggantikan Lenny dengan pejabat dari BRI, tempat Lenny berkarier sebelum diangkat sebagai Dirut Bulog bulan Januari lalu. Di sisi lain, ada juga keinginan untuk menempatkan orang baru untuk memimpin lembaga itu.

Informasi yang berkembang menyebutkan, salah seorang tokoh baru yang sedang ditimbang-timbang Presiden Joko Widodo untuk mengisi kekosongan itu adalah Sukmadji Indro Tjahjono.


Indro, demikian ia biasa disapa, adalah aktivis yang teruji memiliki integritas dan komitmen pada ekonomi kerakyatan dan berpihak pada kelompok masyarakat kecil, termasuk petani.

Indro juga dikenal sebagai salah seorang motor penggerak relawan pro Jokowi dalam pemilihan presiden tahun lalu. Jaringannya dikenal luas dan dihormati kalangan masyarakat sipil.

Melihat kredibilitas dan komitmennya selama ini, banyak kalangan yang menilai kalaupun Indro tidak dipasang sebagai Dirut, setidaknya dia dapat ditempatkan sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog menggantikan Sudar SA.

Tentu saja langkah Indro dapat dipastikan tidak akan mulus. Sejumlah pihak yang tidak ingin kehilangan kontrol dan dominasi atas Bulog disebutkan sudah pasang kuda-kuda untuk menghentikannya.

Lenny Sugihat resmi dicopot hari ini, Senin (8/6). Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementerian BUMN, Muhamad Zamkhani, mengatakan, Lenny dicopot karena tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Salah satu kegagalan Bulog di bawah kepemimpinan Lenny adalah dalam hal penyerapan gabah yang baru mencapai 1,2 juta ton. Padahal Presiden Joko Widodo memberikan target penyerapan gabah petani pada tahun 2015 ini sebanyak 4 juta ton.

Dirut Bulog dicopot supaya Bulog lebih kencang lagi,” ujar Zamkhani. [dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya