Berita

ilustrasi/net

Dunia

AS dan Jepang Sukses Tes Misil SM-3 IIA Teranyar

SENIN, 08 JUNI 2015 | 13:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat dan Jepang mengumumkan tes terbaru dari Standard Missile-3 (SM-3) Blok IIA yang dikembangkan bersama dengan menggandeng kontraktor militer utama negeri Paman Sam Raytheon Company.

Juru bicara Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat Rick Lehner pada Minggu (7/6) mengatakan bahwa tes dilakukan pada Sabtu pekan lalu.

Lehner menyebut bahwa Amerika Serikat menghabiskan dana lebih dari 2 miliar dolar AS untuk program kerjasama itu. Sedangkan Jepang menggelontorkan dana senilai 1 miliar dolar AS.


SM-3 IIA sendiri adalah varian 21-inci dari misil sebelumnya yakni SM-3 yang bekerja dengan sistem tempur Aegis Amerika Serikat yang dibangun oleh Lockheed Martin Corp untuk menghancurkan ancaman rudal balistik yang masuk dalam ruang.

Sementara itu Raytheon sendiri mengatakan bahwa misil baru SM-3 IIA memiliki motor roket yang lebih besar dan kekuatan kendaraan yang lebih sehingga memungkinkan rudal untuk menghadapi ancaman lebih cepat dan melindungi daerah yang lebih besar dari ancaman rudal balistik jarak pendek maupun menengah.

Tes yang digelar akhir pekan lalu mengevaluasi kinerja nosecone misil, kemudi kontrol, dan pemisahan booster-nya.

"Keberhasilan tes ini membuat program sejalan dengan rencana penyebaran di jalur laut dan darat pada tahun 2018," kata presiden sistem rudal Raytheon, Taylor Lawrence seperti dimuat Reuters.

Ellison mengatakan tiga tahun lagi pengujian yang direncanakan untuk rudal baru sebelum dimasukkan untuk digunakan pada Angkatan Laut kapal Aegis Amerika Serikat, kapal Kongo Jepang  dan pada situs Aegis di Polandia dan Rumania. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya