Berita

ilustrasi/net

Dunia

PBB Galang Bantuan Kemanusiaan Bagi 5.4 Juta Warga Irak

JUMAT, 05 JUNI 2015 | 13:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bencana yang lebih besar akan terjadi di Irak bila masyarakat internasional gagal memberikan bantuan kemanusiaan ke negara tersebut.

Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh PBB sepetri dimuat Press TV pada Jumat (5/6).

PBB dan sejumlah mitra LSM sendiri telah meluncurkan rencana tanggap kemanusian di Irak. PBB menggalang dana senilai 498 juta dolar AS untuk menyediakan bantuan kemanusiaan yang diperlukan oleh sekitar 5,6 juta warga Irak selama enam bulan ke depan seperti tempat tinggal, makanan, air, dan sejumlah kebutuhan lainnya.


Demi melancarkan rencana tersebut, Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Irak Lise Grande menyerukan bantuan bagi Irak di hadapan Parlemen Eropa di ibukota Belgia, Brussels pada Kamis (4/6).

"Mitra kemanusiaan telah melakukan segala sesuatu yang mereka bisa untuk membantu. Tapi lebih dari 50 persen dari operasi akan dibatalkan atau dipangkas jika tidak ada anggaran yang mencukupi," kata Grande.

Menurut catatan PBB, sekitar 2,9 juta warga Irak telah dipaksa meninggalkan rumah mereka akibat krisis sejak Januari 2014 lalu. Ia juga mengatakan bahwa kurangnya dana telah menyebabkan penutupan 77 klinik kesehatan di garis terdepan dan memangkas jatah makanan lebih dari satu juta rakyat Irak yang terkena dampak kekerasan di negara itu. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya