ilustrasi/net
ilustrasi/net
RMOL. Parlemen Amerika Serikat memutuskan untuk tetap memberlakukan pembatasan warga negaranya untuk bepergian ke Kuba, kendati hubungan kedua belah pihak tengah mencair.
Parlemen yang didominasi oleh kubu Republik itu menolak usulan yang memungkinkan adanya jadwal penerbangan reguler dari Amerika Serikat ke Kuba. Parlemen menetapkan bahwa warga Amerika Serikat masih memerlukan lisensi khusus sebelum pergi ke Kuba.
Keputusan itu dibuat dalam voting terkait dengan RUU soal dana transportasi yang juga berkaitan dengan Kuba.
BBC pada Jumat (5/6) memuat, keputusan itu berpotensi untuk diveto oleh Presiden Barack Obama. Pasalnya pada Januari lalu, pemerintah Obama mengeluarkan aturan baru pada Januari lalu yang ertujuan untuk mengurangi pembatasan perjalanan ke Kuba dan memungkinkan adanya jadwal penerbangan ke Kuba untuk pertama kalinya.
Kebekuan hubungan antara Amerika Serikat dan Kuba yang telah terjalin sejak 50 tahun terakhir mulai mencair pada akhir tahun lalu saat pimpinan kedua negara bertemu. [mel]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16