Berita

andrinof/net

Menteri Andrinof Chaniago Mau Pengembangan Sungai Kapuas Jadi Potensi Wisata

JUMAT, 05 JUNI 2015 | 09:06 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sejak tahun 1771, sungai Kapuas di Kalimantan Barat memiliki nilai budaya dan historis serta memegang peranan sangat penting dalam pengembangan kota bertipikal kota air, yang salah satunya adalah Kota Pontianak.

Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago, pun melakukan kunjungan kerja ke Pontianak untuk berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, beserta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, termasuk Walikota Pontianak dan Jajaran Pemerintah Kota Pontianak serta Bupati Sintang dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang untuk mendiskusikan skenario pengembangan kawasan tepian sungai Kapuas untuk menjadi salah satu ikon pariwisata di Provinsi Kalimantan Barat.

Diskusi membahas upaya revitalisasi kawasan tepian sungai Kapuas yang menyeluruh, Yaitu meliputi revitalisasi ekonomi, fisik, sosial dan kelembagaan dalam rangka mewujudkan kota layak huni, smart city dan green city. Selain itu, diharapkan kawasan tepian sungai Kapuas dapat dibangun dengan konsep citra kota yang berdaya saing, berkarakter dan terintegrasi antar aktivitas sebagai pusat pertumbuhan baru.


"Pengembangan Kota Air atau berbasis waterfront city perlu mempertimbangkan perencanaan kawasan yang meliputi aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Aspek sosial meliputi usaha pemenuhan kebutuhan masyarakat, peningkatan kualitas hidup dan peningkatan kesejahteraan individu, keluarga dan masyarakat di wilayah pengembangan," jelas Menteri Andrinof dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 5/6).

Sementara aspek ekonomi, lanjutnya, meliputi kegiatan ekonomi skala lokal, regional dan nasional yang berkesinambungan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pengembangan. Dan sspek lingkungan meliputi usaha pencegahan kerusakan dan pelestarian terhadap keseimbangan lingkungan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya