Berita

Tragedi Kemanusiaan Rohingya Terus Terjadi, Bubarkan Saja ASEAN

KAMIS, 04 JUNI 2015 | 19:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Negara-negara ASEAN diminta segera mencari solusi terkait pengungsi Rohingya. Fenomena Rohingya merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Umum PB HMI-MPO, Puji Hartoyo dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (4/6).

Dikatakan dia, penolakan atas kehadiran imigran Rohingya oleh berbagai negara di Asia membuat nasib mereka semakin  tidak menentu. Mereka sangat terpaksa keluar dari wilayahnya, berhari-hari terapung di tengah lautan sebab sudah tidak ada lagi jaminan keamanan. Penganiayaan dan pembunuhan terus menimpa umat Muslim minoritas di Myanmar sehingga  


"Peristiwa demi peristiwa kemanusiaan yang terjadi di Rohingnya menandakan kelembagaan ASEAN tidak efektif dalam berkoordinasi. Kalau seperti ini terus bubarkan saja ASEAN," kata Puji.

Lebih lanjut Sekjen Persatuan Pelajar dan Mahsiswa Islam Asia Tenggara (Pepiat) ini mengatakan, Indonesia sebagai Negara berpenduduk Islam terbesar di ASEAN bahkan dunia tidak boleh menutup mata.  Indonesia harus mengambil langkah solutif terhadap peristiwa yang terjadi di bagian wilayah Myanmar tersebut.

"Kami berharap pemerintah Indonesia menerima imigran Rohingya sementara waktu seraya melakukan upaya rekonsiliasi perdamaian untuk Rohingya di Myanmar," katanya.[dem]


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya