Berita

knpi/net

BM PAN Minta Pemerintah Bekukan KNPI

KAMIS, 04 JUNI 2015 | 13:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) benar-benar sudah disorientasi. Tak heran bila konflik dan perpeccahan terus mendera KNPI.

Demikian disampaikan Sekjen Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Ahmad Yohan, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 4/6).

Perpecahan KNPI sudah lama terjadi. Belakangan, KNPI pecah dua menjadi kubu Taufan dan kubu Akbar Zulfakar. Kubu Taufan sudah menggelar Kongres di Papua, dengan ketua baru Rifai Darus. Sementara Kubu Akbar menggelar Kongres di Jakarta, dengan ketua baru, Syamsul Rizal.


Di luar dua kubu itu, kini berhembus sebagian kalangan mau menggelar Kongres Luar Biasa KNPI

Ahmad Yohan menyesalkan sebab belakangan ini KNPI tidak lagi menjadi kawah candradimuka untuk mengkader calon pemimpin bangsa. Justru yang terjadi sekarang, KNPI menjadi batu loncatan atau cuma menjadi alat untuk mengejar proyek-proyek kekuasaan.

"Maka kita minta pemerintah untuk membekukan KNPI saja," tegas Yohan.

Selama pembekuan itu, Ahmad Yohan meminta semua OKP yang tergabung dalam KNPI melakukan refleksi bersama, dan diharapkan menemukan format baru organisasi kepemudaan nasional. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya