Berita

ilustrasi/net

Pansel Dirjen Bea Cukai Bertanggungjawab Pilih Orang-orang Terbaik

KAMIS, 04 JUNI 2015 | 10:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Lelang jabatan eselon I dan II masih menyisakan kontroversi. Di satu sisi, lelang ini dinilai sebagai bagian reformasi birokrasi. Di sisi  yang lain, lelang ini justru bisa melahirkan pejabat yang tidak kompeten dan muncul tiba-tiba.

Dalam sisi yang kedua inilah, publik menuntut agar proses seleksi dalam lelang itu benar-benar dilakukan secara tranparan. Kini, tuntutan publik mencuat terkait dengan lelang jabatan Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Sementara pihak menilai Pansel Dirjen Bea dan Cukai memang tidak transparan dalam proses lelang. Padahal seharusnya, Pansel di bawah pimpinan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo ini seharusnya bisa menjawab keraguan publik terkait dengan proses lelang dengan tranparansi.


Tanggung jawab transparansi ini tentu saja berada di pihak Pansel, dan bukan lagi berada di pundak Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Bambang sendiri sudah berupaya obyektif, dengan salah satunya membentuk Pansel. Kini tugas Pansel lah untuk membuktikan bahwa mereka juga obyektif dan benar-benar bisa dipercaya, serta tidak "main mata."

Dalam hal ini, pengamat pkonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, sudah mengingatkan jauh-jauh hari bahwa  Tim Pansel harus transparan terkait kriteria kandidat Dirjen Bea Cukai termasuk dari unsur TNI/Polri, serta sesuai dengan program yang dihadapi bea cukai pada masa mendatang. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya