Berita

MONKEY BUSINESS INTERNATIONAL/net

Dunia

Monkey Business International Luncurkan Jurnal di Japan Foundation Pekan Depan

RABU, 03 JUNI 2015 | 16:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Demi mempromosikan literatur kontemporer Jepang di Indonesia, Makassar International Writers Festival bekerjasama dengan The Japan Foundation Asia Center mengundang dua orang penulis dari Monkey Business International yakni Roland Kelts dan Satoshi Kitamura, untuk meluncurkan jurnal internasional di Indonesia.

Jurnal berjudul "New Writing from Japan" Volume 5 itu diluncurkan dalam Makassar International Writers Festival yang digelar 3 hingga 6 Juni 2015. Peluncuran serupa akan dilakukan dalam acara talkshow bertajuk "Promoting Japanese Contemporary Literature" yang akan digelar di Japan Foundation, Jakarta Selatan pada awal pekan depan (Senin, 8/6).

Perlu diketahui, Monkey Business International (MBI) merupakan bagian dari majalah Monkey Business yang berbasis di Tokyo. Majalah tersebut didirikan pada tahun 2008 oleh Motoyuki Shibata yang merupakan salah satu sastrawan yang paling diakui di Jepang.


Seperti rilis yang diterima redaksi pada Rabu (3/6), MBI bertujuan menerjemahkan karya-karya literatur serta menghadirkan jajaran penulis Jepang kontemporer terbaik, baik penulis yang sudah mapan maupun yang baru muncul.

Sementara itu Roland Kelts merupakan editor Monkey Business International yang juga penulis buku laris Japanamerica. Artikel, esai dan ceritanya antara lain diterbitkan oleh The New Yorker, Time, The Wall Street Journal, Zoetrope: All Story, The Village Voice, A Public Space, Newsweek Jepang, Vogue, Cosmopolitan, The Yomiuri dan The Japan Times. Ia juga merupakan seorang kontributor tetap untuk CNN, BBC, NPR dan NHK.

Sedangkan Satoshi Kitamura merupakan penulis juga ilustrator buku yang memenangkan banyak penghargaan. Bukunya yang terkenal antara lain; When Sheep Cannot Sleep: The Counting Book, Millie’s Marvelous Hat, dan Lily Takes a Walk. Satoshi kerap bekerja dengan banyak seniman dan penyair, terutama dengan penyair John Agard, dengan siapa ia telah berkolaborasi pada sejumlah buku termasuk The Young Inferno dan Goldilocks on CCTV.

Ia juga telah berkontribusi pada edisi terbaru Monkey Business (5) "Variation and Theme," narasi grafis yang terinspirasi oleh sebuah puisi karya Charles Simic. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya