Berita

romahurmuzy/net

PARTAI KABAH TERBELAH

Fernita Darwis: Kebenaran Apalagi yang Akan Anda Dustakan Wahai Romi?

RABU, 03 JUNI 2015 | 07:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mudah sekali membuktikan kebohongan dan penggiringan opini yang dilakukan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Surabaya,  Muhammad Romahurmuziy.

"Pertama, faktanya Muktamar Jakarta telah memenuhi kuorum. Justru Muktamar Surabaya tidak kuorum. Semua komplit data surat mandat dan lain-lain," kata Wakil Ketua Umum DPP PPP kubu Djan Faridz, Fernita Darwis, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 3/6).

Kedua, lanjutnya, Musyawarah Wilayah PPP Romi yang berlandaskan kepada keputusan SK Menkumham yang sudah ditangguhkan keputusan Sela PTUN adalah Muswil bodong. Dan apa gunanya Romi keliling ke semua provinsi kalau pengurus yang hadir adalah abal-abal.


"Sampai saat ini PPP yang terdaftar di HAKI adalah terdiri dari DPP, DPW, DPC dan seterusnya. Bukan DPD. Itu artinya Kubu Romi dengan DPD-nya adalah partai baru," ungkap Fernita.

Ketiga, lanjutnya, penjaringan DPD dan DPW kubu Romi hingga saat ini dotolak KPU. Bahkan DPW dan DPD pun marah kepada Romi Cs, sebab mereka merasa termakan Iklan Palsu.

"Apalagi kalau hingga tanggal 28 Juli mereka tidak bisa ikut Pilkada, mereka pasti akan mengejar-ngejar Romi cs," tegas Fernita.

Keempat, sambung Fernita, Romi cs menyatakan menang di Pengadilan Negeri, dan padahal pihak  yang menang di PN itu pasti tidak akan kasasi ke MA. Namun Senin kemarin (1/6), Romi mengajukan kasasi ke MA, yang itu artinya Romi cs sebenarnya memperlihatkan kepada masyarakat bahwa mereka kalah di PN sehingga melakukan Kasasi ke MA. Sementara DPP PPP H. Djan Faridz sendiri tidak melakukan banding.

"Kebenaran apalagi yang akan anda dustakan wahai Romi?" demikian Fernita. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya