Berita

Politik

Jokowi Sebaiknya Pimpin Langsung Agenda Reformasi Birokrasi Nasional

SELASA, 02 JUNI 2015 | 21:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo sebaiknya mengambil langsung kepemimpinan dalam pembenahan menyuluruh tata kelola pemerintahan, sebelum masalahnya menjadi benang kusut yang sulit diurai sebagai akibat dari akumulasi berbagai persoalan.

Begitu saran Team Leader Reform the Reformers Continuation (RtRC-Kemitraan) Rizal Malik sebagaimana tertulis dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (2/6).

Menurut dia, agenda reformasi birokrasi membutuhkan kepemimpinan politik yang kuat untuk mendorong dan menjamin efektivitas dan kecepatan pelaksananya. Terlebih, program reformasi menghadapi persoalan yang terbilang besar dalam skala kuantitas dan kualitasnya.


Saat ini, kata dia, selain muncul dari konsekuensi logis perombakan kementerian dan perampingan organisasi kementerian, persoalan reformasi birokrasi  juga terkait persoalan-persoalan laten yang belum teratasi.

"Kepemimpinan tidak bisa diserahkan hanya sebatas level kementerian karena implementasi program reformasi birokrasi berlaku lintas kementerian," katanya.

Karena itulah dia berharap, Keppres penetapan susunan Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRBN) yang akan diterbitkan nanti, Presiden adalah ketuanya. Bukan seperti di era pemerintahan terdahulu dimana Wakil Presiden sebagai ketua KPRBN.

"Keppres penetapan susunan anggota KPRBN belum diterbitkan. Fakta ini sebaiknya digunakan untuk mempertegas kepemimpinan reformasi birokrasi nasional dengan segera menerbitkan keputusan penetapan susunan KPRBN dengan Presiden sebagai ketuanya, diikuti penguatan kelembagaan di tingkat pelaksanaan (UPRBN) dan pengawasan," tukasnya.[dem]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya