Berita

rafale/net

Dunia

Harga Terlalu tinggi, India Hanya Beli 36 Jet Tempur Rafale

SENIN, 01 JUNI 2015 | 11:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pertahanan India Manohar Parrikar menegaskan bahwa pihaknya hanya akan membeli sebanyak 36 pesawat tempur Rafale dari Perancis.

Jumlah tersebut lebih sedikit dari rencana pembelian sebelumnya yakni 126 jet tempur dari perusahaan Perancis Dassault.

"Kami tidak membeli sisanya. Kami hanya membeli 36 buah," ujarnya seperti dimuat AFP (Senin, 1/6)


Selama kunjungan ke Perancis April lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan bahwa pihaknya telah memesan 36 buah jet tempur siap terbang. Kesepakatan pembelian bernilai 5,5 miliar dolar AS disusul dengan negosiasi panjang soal pembelian lanjutan.

Namun akhirnya India hanya membeli 36 jet tempur dari sebelumnya 126 yang direncanakan. Hal itu terjadi karena adanya kebuntuan negosiasi soal harga dan jaminan perakitan.

Parrikar sendiri tidak mengatakan bahwa kesepakatan harga yang dibuat terlalu tinggi. Namuan ia menjelaskan bahwa pembelian lebih banyak jet tersebut akan meniup anggaran pengadaan Kementerian Pertahanan India.

"Saya juga merasa seperti memiliki BMW dan Mercedes. Tapi saya tidak melakukannya. Pertama karena saya tidak bisa membelinya dan kedua saya tidak membutuhkannya," kata Parrikar memberikan ilustrasi.

Ia menyebut bahwa pihaknya telah membentuk komite untuk memastikan bahwa pembelian 36 jet tempur itu akan selesai dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan.

India sendiri diketahui dalam beberapa tahun terakhir meluncurkan program modernisasi pertahanan besar senilai 100 miliar dolar AS sebagian untuk bersaing dengan tetangga saingan Pakistan dan Tiongkok. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya