ilustrasi rohingya/net
ilustrasi rohingya/net
Sejumlah pemenang Nobel seperti Desmond Tutu dari Afrika Selatan, aktivis hak asasi manusia Iran Shirin Ebadi dan mantan Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta membuat penyataan bersama di Norwegia pekan lalu. Mereka sepakat menyebut bahwa keadaan Rohingya di Myanmar saat ini tak ubahnya sebuah genosida.
Menanggapi hal tersebut, seperti dilansir Associated Press (Minggu, 31/5), Kementerian Luar Negeri Myanmar dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa komentar tersebut tidak imbang. Komentar miring semacam itu seolah mengesampingkan upaya Myanmar untuk membangun kembali kepercayaan antara umat Buddha dan Muslim di dalam negeri.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16