Berita

pangeran williams/net

Dunia

Pangeran Williams: Krisis FIFA Jadi Momen Reformasi

MINGGU, 31 MEI 2015 | 16:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pangeran Williams mendesak badan sepakbola dunia FIFA untuk memanfaatkan momen krisis yang terjadi saat ini sebagai sarana untuk melakukan reformasi dan berbenah diri.

Dalam pidatonya sebelum pertandingan final sepakbola di Wembley, ia membandingkan krisis yang saat ini tengah melanda FIFA dengan skandal korupsi Salt Lake City. Kasus korupsi itu mendorong Komite Olimpiade Internasional untuk melakukan reformasi.

"Sepertinya ada keterputusan besar antara rasa fair play yang memandu mereka untuk bermain dan mendukung permaianan dengan dugaan korupsi yang telah lama terjadi di sekitar pengelolaan olahraga nasional," kata Williams.


"Peristiwa di Zurich pekan ini mewakili momen Salt Lake City ketika Komite Olimpiade Internasional (IOC) melalui periode yang sama terkait dengan tuduhan serius," sambungnya.

Duke of Cambride pun mendesak agar sponsor dan pendukung lainnya menggunakan pengaruh mereka di FIFA untuk mendukung reformasi.

"FIFA, seperti IOC harus menunjukkan bahwa hal ini bisa mewakili kepentingan fair play dan menempatkan olahraga dalam prioritas utama,' jelas Williams.

"Mereka yang mendukung FIFA seperti sponsor dan konfederasi regional harus menggunakan pengaruh mereka untuk menekan reformasi ini," tandasnya seperti dimuat BBC (Minggu, 31/5). [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya