Berita

faisal basri/net

MAFIA MIGAS

Faisal Basri Jangan Banyak Bacot

SABTU, 30 MEI 2015 | 21:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi Faisal Basri diminta untuk tidak banyak bacot atau banyak bicara mengenai data-data yang dimiliki tentang mafia migas.

Faisal Basri diminta untuk memberikan semua bukti yang dia punya ke aparat penegak hukum.

Permintaan agar Faisal Basri tidak banyak bacot disampaikan aktivis Haris Rusli Moty.


"Bang Faisal, enggak usah banyak bacot. Kalau benar-benar ada bukti, segera serahkan bukti tersebut ke penegak hukum untuk ditangkap seluruh gembong mafia minya," ujarnya dalam pesan terbuka yang disebarkannya.

Jika tidak ada tindakan hukum, sambung mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu bisa saja tim yang dipimpin Faisal dan sudah dibubarkan itu dituduh sedang melakukan deal dengan gembong mafia minyak.

"Dulu juga banyak isu, termasuk isu mengalirnya dana Petral ke seluruh pimpinan partai politik, termasuk yang sekarang ini ikut serta memerintah bersama Joko Widodo," sambungnya.

Pernyataan keras Haris ini disampaikan sebagai komentar atas pernyataan Faisal yang mengaku memiliki bukti praktik pengoplosan BBM jenis premium oleh Pertamina Trading Energy Limited (Petral).

Dokumen yang dimiliki Faisal cs memperlihatkan bahwa premium yang diimpor Indonesia merupakan produk oplosan yang dibuat di Malaysia. Menurut Faisal, praktik impor premium selama ini semu. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya