Berita

Menteri Andrinof Sepakat dengan Ide Bung Karno Pindahkan Ibukota

JUMAT, 29 MEI 2015 | 21:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Menteri Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago menyambut positif wacana pemindahan ibukota ke wilayah lain, khususnya pulau Kalimantan, seperti yang kembali diingatkan oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Perlu diketahui, Megawati dalam kuliah umum dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di auditorium gedung Lemhanas, Jakarta, Kamis (28/5) kemarin mengingatkan kembali konsep pemindahan ibu kota Jakarta  ke Palangkaraya yang pernah digagas oleh Bung Karno.

"Apa yang disampaikan Bu Mega itukan mencerminkan bahwa Bung Karno sangat visioner. Bayangkan 50 tahun lalu pendiri bangsa sudah dapat membayangkan bahwa beban Jakarta akan seperti ini," kata Andrinof dalam keterangannya, Jumat (29/5).


"Maka, sekarang saatnya bagi kita membayangkan kira-kira beban Jakarta  dalam 25-50 tahun kedepan dari sekarang akan seperti apa?" sambungnya.

Ia menekankan, wacana pemindahan ibukota tersebut memerlukan kajian yang lebih dan komprenhensif serta pertimbangan lokasi yang tepat.

"Yang terpenting, selain lahan yang luas, juga faktor yang perlu dipertimbangkan lahan yang akan digunakan harus bebas dari spekulan atau setidaknya sebagian lahan harus terlebih dahulu dikuasai negara agar pembangunan kota berjalan sesuai yang diharapkan," bebernya.

Sementara dari sisi Amdal bisa dihitung dari tingkat resiko banjir dan jaminan ketersediaan air bersih.

"Gagasan dan visi Bung Karno  yang utama kita garisbawahi bahwa jika diperlukan  pemindahan ibukota Jakarta yang ideal memang diarahkan ke wilayah Pulau Kalimantan," ujar Andrinof.

"Semua opsi masih terbuka untuk dikaji bersama. Prinsipnya Bappenas sejalan dengan gagasan visioner Bung Karno untuk  pemindahan ibukota ke luar Jawa," tandasnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya