Berita

ilustrasi/net

Politik

Pengungsi Rohingnya Bersyukur Dibantu Parmusi

JUMAT, 29 MEI 2015 | 19:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pimpinan Pusat (PP) Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) memberikan bantuan kepada muslim Rohingya. Para pengungsi mengaku senang dan gembira dengan bantuan dan perhatian yang diberikan Parmusi.

"Alhamdulillah kami disini diterima dengan baik dan tidak kurang apa-apa," kata perwakilan dari muslim Rohingya, Rahit, di sela menerima bantuan, Jumat (29/5).

Rahit yang bisa berbicara bahasa Indonesia tidak henti-hentinya mengucapkan rasa sukurnya. Sesekali, iapun meneteskan air matanya.


Dia mengaku di Indonesia sangat toleran. Sangat berbeda dengan situasi di negara asalnya. Disini, aku Rahit, bisa dengan leluasa belajar Al Quran dan mengumandankan azan.

"Disini boleh azan, boleh baca al-quran. Di negara kami tidak bisa. Kami terima kasih indonesia, aceh. Telah menerima kami," tandasnya.

Bantuan diberikan langsung Ketua Parmusi, Usamah Hisam kepada muslim Rohingya yang ditampung di tiga lokasi pengungsian di Aceh, yakni Lhoksukon, Bayeum dan Langsa.

Tak tanggung-tanggung, Parmusi membawa 4 mobil truk. Di dalam bawaannya, Parmusi membawa sembako, baju, jilbab, sorban, Al Quran dan lainnya.

"Parmusi sebagai ormas islam wajib membantu sesama muslim termasuk muslim Rohingya. Kita sebagai warga muslim akan menerima dan membantu warga muslim Rohingya. Bahkan wajib hukumnya," ujar Usamah di sela mengunjungi pengungsi.

Bantuan yang diberikan saat ini, kata dia, sebagai tindakan awal dari bukti kepedulian Parmusi kepada sesama muslim.

"Sepanjang ramadhan kami menjamin buka puasa dan sahur kepada seluruh Rohingya. Saya intruksikan kepada kader, sehingga mereka benar-benar terlayani dengan baik," imbuhnya.

Usamah mengatakan pihaknya juga berencana akan mendirikan sekolah sementara bagi anak-anak muslim Rohingya.

"Insya allah Parmusi hadir disini, akan mendirikan madrasah kepada warga Rohingya. Parmusi akan sekuat tenaga membantu warga Rohingya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Usamah mendesak pemerintah pusat lebih optimal dalam membantu para pengungsi. Usamah menyesalkan adanya pejabat yang menganggap pengungsi Rohingya sebagai beban.

"Ini adalah persoalan kemanusiaan," demikian Usamah.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya