Berita

ilustrasi/net

Dunia

Amensty International: Pertemuan di Thailand Kunci Tuntaskan Masalah Migran

JUMAT, 29 MEI 2015 | 12:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pertemuan untuk membahas krisis pengungsi dan migran Asia Tenggara yang digelar di Thailand hari ini (Jumat, 29/5) merupakan momen kunci bagi setiap negara terkait untul menyelesaikan akar masalah.

"Pertemuan Bangkok merupakan sebuah kesempatan untuk mengembangkan sebuah upaya yang sungguh-sungguh untuk menyelesaikan semua dimensi dari krisis ini sejalan dengan hukum HAM internasional yang tidak boleh dilewatkan," kata Direktur Amnesty International Asia Pasifik, Richard Bennett.

"Kita telah melihat ribuan orang berdesak-desakan di dalam perahu dengan sedikit atau tanpa makanan atau air minum, sementara pemerintah-pemerintah lambat menyediakan tempat penampungan atau bantuan kemanusian dasar lainnya. Jelas dibutuhkan sebuah tindakan segera," sambungnya seperti rilis yang diterima redaksi.


Perlu diketahui, Indonesia, Thailand, dan Malaysia telah mengambil langkah-langkah awal untuk menawarkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi yang terlantar.

Namun demikian, bantuan kemanusiaan semacam itu harus ditingkatkan untuk menyelesaikan semua bentuk migrasi sambil terus menghirmati nilai-nilai HAM.

"Negara-negara harus mengembangkan seperangkat kebijakan bersama untuk memastikan bahwa para pengungsi dan migranĂ¢â‚¬" termasuk orang-orang yang melarikan diri dari persekusi dapat dilindungi, dan tidak dikriminalisasi atau ditinggalkanm," tandasnya.

Pada pertemuan di Bangkok hari ini dihadiri oleh perwakilan dari 17 negara. Mereka akan membahas soal krisis pengungsi dan migran yang saat ini semakin marak di kawasan Asia Tenggara. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya