Berita

jusuf kalla/net

Bisa Jadi, JK Mulai Awasi DPR karena Fungsi Wapres Diambilalih Staf Kepresiden

JUMAT, 29 MEI 2015 | 11:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam praktek, sistem politik Indonesia mencerminkan negara yang aneh. Keanehan ini misalnya dipertontonkan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Dalam sistem perpolitikan seharusnya kerja eksekutif yang diawasi oleh legislatif. Ini malah eksekutif yang mengawasi legislatif," kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsy, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 29/5).

Pernyataan Aboebakar ini terkait dengan perkataan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Jusuf Kalla mengatakan, kinerja DPR belum terlalu optimal, sehingga harus lebih banyak bekerja dan memperpendek masa reses.


"Fungsi pengawasan sepertinya sudah pindah ke eksekutif. Pak JK sepertinya sedang menjalankan fungsi pengawasan kepada Legislatif. Semakin jungkir balik sepertinya hukum tata negara yang ada di republik ini," ungkap Aboebakar.

"Bisa jadi fungsi Wapres sudah diambil alih oleh staf Kepresidenan semua, sehingga wapres menjalankan fungsi pengawasan kepada DPR," sambung Aboebakar.

Namun demikian, secara substansial, Aboebakar juga menilai apa yang disampaikan oleh JK sebagai masukan dari seorang negarawan. Masukan itu cukup berharga dan sepatutnya dipertimbangkan oleh rekan-rekan di senayan.

"Bisa jadi hal itu nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan rapat Badan Permusyawaratan DPR," demikian Aboebakar. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya