Berita

Ini Sikap Organisasi Muda Internasional Soal Rohingya

KAMIS, 28 MEI 2015 | 20:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Warga Rohingya sudah semestinya diperlakukan dengan penuh rasa kemanusiaan dimanapun tempat mereka berada. Sementara segala bentuk kekejian, kekerasan, dan tindakan ketidakadilan terhadap muslim Rohingya harus dikecam.

Begitu bunyi pernyataan hasil pertemuan organisasi muda internasional, seperti Organitation Islamic Conference (OIC) Youth Indonesia, Asia Africa Youth Government (AAYG), Bangladesh Student Union Malaysia (BSUM), dan Majelis Belia Malaysia (MBM).

Pernyataan itu merupakan hasil pertemuan mereka pada sore ini (Kamis, 28/5) di Dome Cafe KLCC Kuala Lumpur, Malaysia.


"Dalam pertemuan itu, kami juga meminta warga dunia untuk menekan Myanmar agar mengakui dan menjadikan warga Rohingya sebagai warga negara resmi Myanmar," ujar  President AAYG Beni Pramula dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Selain itu, lanjut Beni, pertemuan pemuda internasional itu juga menuntut organisasi internasional seperti Asean, PBB, dan OKI untuk turut serta membantu tidak hanya pada supply makanan, namun juga pada wilayah advokasi korban genocide warga rohingya. Organisasi internasional dituntut membawa pelaku pembantaian ke pengadilan HAM internasional.

"Selain itu, kami memohon kepada Pemerintah Indonesia, Malaysia, Thailand, Banglades beserta negara asia lain untuk terus bahu-membahu mencari solusi penanganan warga Rohingya. Tentu, dengan mengedepankan cara-cara bermartabat dan berkeadilan," tandas Beni yang juga ketua umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu.

Selain Beni Pramula, turut hadir dalam acara ini  adalah Presiden OIC Youth Tan Taufiq Lubis, Presiden BSUM Mohammad Mohiuddin, dan Sekjend MBM Ahmad Saparudin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya