Berita

Sepp Blatter dan Vladimir Putin/daily mail

Dunia

Di Tengah Skandal FIFA, Presiden Rusia Tegaskan Dukungan Bagi Sepp Blatter

KAMIS, 28 MEI 2015 | 17:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kembali dukungannya bagi Presiden FIFA saat ini Sepp Blatter. Penegasan itu dibuat menyusul penangkapan sejumlah petinggi FIFA yang ditangkap karena kasus korupsi di tubuh badan sepakbola internasional itu.

Putin menilai, motif Amerika Serikat yang memimpin kasus penyelidikan pemerasan, penipuan, dan pencucian uang di dalam tubuh badan sepakbola dunia itu adalah sebagai upaya untuk memblokir Blatter agar tidak terpilih kembali sebagai orang nomor satu di FIFA dalam pemilihan yang rencananya digelar pada Jumat (29/5).

"Terlihat sangat aneh, penangkapan dilakukan atas permintaan pihak Amerika Serikat," kata Putin dalam siaran televisi dalam negerinya (Kamis, 28/5).


"Mereka dituduh melakukan korupsi. Siapa mereka? Pejabat internasional. Saya bisa mengira bahwa seseorang melanggar beberapa aturan. Saya tidak tahu. Tapi yang pasti, itu tidak ada hubungannya dengan Amerika Serikat," sambungnya.

Pernyataan Putin itu dikeluarkan menyusul ketidakhadiran Blatter dalam konferensi medis di Zurich pagi tadi (Kamis, 28/5) sesuai jadwal.

"Pejabat itu bukan warga negara Amerika Serikat. Jika sesuatu terjadi, hal itu tidak terjadi di Amerika Serikat dan tidak ada hubungannya dengan mereka. Ini adalah upaya yang jelas yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk menyebar yuridiksinya untuk negara-negara lain," jelas Putin.

"Amerika Serikat menggunakan metode ini untuk mencapai tujuan mementingkan diri sendiri dan mereka melakukannya secara ilegal," tandasnya seperti dimuat Daily Mail. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya