Berita

ilustrasi penemuan kuburan massal di thailand/net

Dunia

Malaysia: Tidak Ada Kuburan Massal Migran

KAMIS, 28 MEI 2015 | 16:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Wan Junaidi Tuanku Jaafar menegaskan bahwa tidak ada kuburan massal yang ditemukan.

Ia menjelaskan bahwa di dalam 139 kuburan yang ditemukan di wilayah perbatasan dengan Thailand hanya diisi masing-masing oleh satu jasad.

"Tidak ada kuburan massal. Ini adalah satu orang dalam satu makam," tegasnya pada Kamis (28/5).


Sebelumnya ada kecurigaan bahwa ada lebih dari satu jasad yang dikubur dalam masing-masing kuburan yang ditemukan di wilayah kamp perhutanan itu. Kuburan-kuburan tersebut diduga berisi jasad para migran yang diperdagangkan.

Saat ini tim forensik Malaysia masih terus melakukan penggalian dan investigasi soal apa penyebab kematian para jasad itu.

"Alasan untuk penggalian ini adalah untuk melihat apakah ada kejahatan yang telah dilakukan, atau kekerasan yang dilakukan terhadap orang-orang," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Wan Junaidi mengatakan tugas harus diselesaikan pada minggu pertama Juni mendatang. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya