Berita

ilustrasi/net

Dunia

Kontrasepsi Implan Gagal, RS Ini Diminta Bayar 48 Ribu Dolar ke Ibu Hamil

KAMIS, 28 MEI 2015 | 12:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah rumah sakit di Kenya diminta membayar uang senilai 48 ribu dolar AS kepada seorang wanita yang hamil padahal telah menjalani prosedur implan kontrasepsi dari rumah sakit tersebut.

Begitu putusan yang dibuat oleh Pengadilan Nairobi Kenya pada Aga Khan University Hospital seperti diberitakan BBC (Kamis, 28/5). Pengadilan menyebut bahwa rumah sakit tersebut telah lalai dalam menangani pasiennya.

Menurut keterangan wanita yang mengadukan hal itu ke pengadilan, ia hamil setelah setahun sebelumnya menjalani prosedur kontrasepsi di rumah sakit tersebut. Padahal pihak rumah sakit menyatakan bahwa kontrasepsi itu bisa mencegah kehamilannya selama tiga tahun ke depan.


Wanita itu mengaku, ia menjalani prosedur kontrasepsi untuk mencegah kehamilan karena ia dan suaminya telah memiliki dua orang anak dan tidak menginginkan anak lagi.

Namun kehamilan yang tidak terencana itu membuat dirinya mengalami tekanan secara emosional, ketegangan finansial, dan masalah perkawainan. Pasalnya sang suami mengira bahwa ia berbohong soal kontrasepsi.

Pengadilan Kenya pun memutuskan agar pihakl rumah sakit membayar 500 ribu dolar AS atas kelalaian dan 43 ribu dolar untuk membesarkan sang anak. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya