Berita

zulkifli hasan/net

PAN Doakan Langkah Islah Terbatas JK Berhasil

RABU, 27 MEI 2015 | 13:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi, PAN akan selalu membela kepentingan masyarakat. Konsistensi itu juga yang akan ditunjukkan PAN dalam menyikapi gelaran Pilkada Serentak, yang masih menyisakan wacana merevisi UU Pilkada dan UU Parpol.

Untuk itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta kader-kader PAN untuk menghindari kegaduhan politik yang sesungguhnya tidak berhubungan langsung dengan kebutuhan rakyat sehari-hari.

"Kita fokus ke kebijakan yang dilahirkan melalui UU yang dilahirkan untuk kepentingan rakyat dan pemerintah bisa bekerja dengan baik. Itulah konsen PAN," ujar Ketua MPR RI itu saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh (Rabu, 27/5).


Agar kegaduhan-kegaduhan politik jelang Pilkada Serentak, mengenai wacana revisi UU Pilkada dan UU Parpol bisa kembali damai,

Zulkifli mengimbau kepada partai yang masih bersengketa untuk berdamai. Hal ini agar kegaduhan-kegaduhan politik jelang Pilkada Serentak, utamanya mengenai wacana revisi UU Pilkada dan UU Parpol, bisa diredam.

"PAN mendorong agar partai yang kini masih bersengketa untuk melakukan islah," sambungnya.

Sementara menanggapi dualisme dalam tubuh Golkar, Zulkifli menilai bahwa saran islah terbatas gagasan Wakil Presiden yang juga mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla sudah baik. Ia berharap islah terbatas di Golkar bisa tercapai sehingga politik tanah air bisa kembali damai.

"Kami mendoakan langkah Pak JK berhasil, agar politik tanah air jadi sejuk kembali," sambung pria yang akrab disapa Zulhas ini. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya