tony abbott/net
tony abbott/net
RMOL. Australia berupaya untuk melucuti status kewarganegaraan dari warganya yang memiliki kewarganegaraan ganda dan tercatat ikut ambil bagian dalam kelompok militan yang melancarkan serangan.
Begitu penegasan yang dilontarkan oleh Perdana Menteri Australia Tony Abbott pada Selasa (26/5). Kebijakan itu diambil sebagai langkah baru yang diambil oleh negeri kanguru yang bertujuan untuk memerangi ancaman radikalisme.
Abbott mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 100 warga negara Australia yang ikut dalam kelompok militan di Irak dan Suriah. Merek didukung oleh sekitar 150 orang fasilitator yang berada di Australia. Diperkirakan, 40 hingga 50 persen dari mereka yang berjuang dengan kelompok militan diluar negeri diyakini memiliki kewarganegaraan ganda.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16