Berita

Politik

Kemenpora: Indonesia Harus Manfaatkan Bonus Demografi Hingga ke Daerah

SENIN, 25 MEI 2015 | 20:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Kuliah Umum bertajuk "Meneguhkan Peran Pemuda sebagai Penggerak Revolusi Bangsa" yang digelar dalam rangkaian milad ke-13 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta mengambil sub tema menganai bonus demografi Indonesia.

Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan yang mewakili Menteri Imam Nahrawi di acara itu mengatakan, bagi Indonesia yang terpenting bukan mendiskusikan bonus demografi, melainkan mengenai keinginan dan kemampuan untuk memanfaatkan.

"Apakah ingin memanfaatkan atau tidak? Bisa memanfaatkan atau tidak? ini dua pertanyaan yang harus kita jawab bersama," ujarnya di Auditorium Prof. Dr. Harun Nasution, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan (Senin, 25/5).


Dalam kesempatan itu, Imam mengingatkan mengenai visi bangsa ini. Yaitu, ingin mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

"Apakah visi itu sudah tercapai. Ini adalah kondisi ideal, kemerdekaan dan kedaulatan di tahun 1945 berbeda dengan sekarang," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sebagai masyarakat Indonesia harus menjalankan fungsi kekhalifahan atau mengelola. Hal ini untuk mewujudkan kondisi Indonesia sebagai negara yang rahmatan lil'alamin.

"Selain itu, bonus demografi jangan hanya dinikmati di pusat, tapi juga harus sampai ke daerah. Pertanyaannya bagaimana menjawab ini ke daerah. Kita harus mampu mencari terobosan-terobosan yang menghalangi ini," tandasnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya