Berita

rachmawati/net

Rachmawati: Jokowi Terlihat Mau Jadikan KPK Seperti Ayam Sayur

SENIN, 25 MEI 2015 | 07:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo sudah memilih sembilan orang menjadi panitia seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kesembilan orang ini menuai kontroversi, bukan hanya terkait dengan jenis kelamin yang semuanya perempuan, melainkan juga terkait dengan integritas.

Ini pula yang menjadi pertanyaan politikus senior Rachmawati Soekarnoputri. Rachmawati mempertanyakan, kenapa Presiden Joko Widodo tidak memilih tim sembilan saja, yang digawangi Ahmad Syafi'i Maarif untuk menjadi Pansel KPK. Padahal sembilan ini terbukti orang-orang yang mempunyai integritas dan jam terbang yang memadai.

"Gampang ditebak. Tidak memilih Tim Sembilan karena mereka bersikap tegas dalam kemelut KPK versus Polri. Mereka berani nengatakan yang benar ya benar, salah ya salah terhadap kasus Budi Gunawan. Khususnya, mereka tahu persis substansi masalah dan solusi terbaik," ungkap Rachmawati beberapa saat lalu (Senin, 25/6).


Rachmawati menilai, Jokowi masih saja bersikap seperti petugas partai yang tidak berani ambil resiko tegas mem-booster institusi lex spesialis pemberantasan korupsi  karena bayang-bayang Megawati. Malah Jokowi mencari-cari hal baru, seperti memilih pansel yang semuanya perempuan.

"Ini sikap bipolar, yang ujung-ujungnnya mau jadikan KPK ayam sayur hadapi koruptor," demikian Rachmawati. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya