Berita

Tolak Konsolidasi, OAI Desak DPR Sahkan Multi Bar di UU Advokat

MINGGU, 24 MEI 2015 | 22:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Upaya Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) pimpinan Juniver Girsang mewujudkan rekonsiliasi seluruh organisasi advokat mendapat penentangan. Organisasi Advokat Indonesia (OAI) menyatakan tak setuju dengan rencana tersebut.

"Kami tidak menginginkan rekonsolidasi atau konsolidasi, kami menginginkan (sistem) multi bar," kata Ketua Divisi Humas DPN OAI, Adi Partogi Singal Simbolon, dalam keterangannya kepada redaksi, Minggu (24/5).

Sebaliknya, OAI menginginkan diberlakukannya sistem multi bar seperti yang digariskan dalam RUU Advokat.


Sistem multi bar diyakin akan mampu menampung lebih banyak masyarakat pencari keadilan yang memerlukan bantuan hukum, serta menaungi aspirasi dan kreatifitas bagi para advokat muda yang ingin berkreasi dalam penegakan hukum di Indonesia.

OAI juga mendesak penghapusan ujian dan magang bagi advokat. Selain itu, OAI meminta advokat memiliki kekebalan hukum secara pidana atau perdata, dan tidak di tahan di Kepolisan, Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami minta Komisi III DPR RI memasukan point-point itu kedalam RUU Advokat dan segera mengesahkannya," tukasnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya