Berita

miryam haryani/net

Politik

PANSEL KPK

Hanura: Keputusan Jokowi Tantangan untuk Perempuan

JUMAT, 22 MEI 2015 | 22:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penunjukan sembilan srikandi" Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK oleh Presiden Joko Widodo menuai apresiasi dari politisi perempuan Partai Hanura.

Ketua DPP Partai Hanura, Miryam S. Haryani, menilai kebijakan itu diambil presiden di tengah opini masyarakat yang masih mengesampingkan perempuan. Keputusan presiden ini seakan ingin menegaskan bahwa perempuan juga mampu mengisi ruang-ruang sentral di republik.

"Saya kira, di tengah masih seringnya perempuan dinomorduakan di Indonesia, menjadi bukti bahwa srikandi di Indonesia semakin maju. Bahkan atas pilihan presiden ini, hampir semua pihak menanggapi positif," ujar Miryam dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi (Jumat, 22/5).


Pilihan Jokowi, lanjutnya, juga membuktikan bahwa kredibilitas serta kapasitas sembilan orang Pansel Pimpinan KPK mumpuni untuk melaksanakan tugas yang diamanatkan.

"Ini sebuah kepercayaan sekaligus tantangan yang secara khusus diberikan kepada kaum perempuan Indonesia untuk mencari orang-orang yang dianggap layak dan pantas untuk menduduki posisi strategis sebagai pimpinan KPK," sambung bendahara Fraksi Hanura di DPR RI ini.

Anggota Komisi V DPR ini kemudian berharap, Pansel Pimpinan KPK menghasilkan pimpinan lembaga anti korupsi yang tegas, kredibel dan berkualitas.

"Kepercayaan ini hanya perlu dibuktikan dengan hasil kerja yang baik dan menghasilkan calon pimpinan KPK yang benar-benar layak untuk menempati posisi itu," ujar Miryam. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya