Berita

bambang soesatyo/net

Politik

KISRUH GOLKAR

Pak JK, Apa Kata Dunia Kalau Ical Islah dengan Agung

KAMIS, 21 MEI 2015 | 03:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) mengapresiasi upaya islah yang ditawarkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) agar beringin bisa ikut Pilkada.

Namun, Ical cs tak bisa memenuhi tawaran tersebut karena sama saja mentoleransi kejahatan kubu Agung Laksono, yang melaksanakan munas abal-abal dengan peserta, dokumen  dan surat mandat palsu.

"Apa kata dunia jika kita mentoleransi aksi kejahatan politik seperti itu. Bagaimana masa depan demokrasi Indonesia yang sudah kita bangun dengan susah payah kalau munas abal-abal suatu partai politik mendapat legitiminasi dari pemerintah?" kata Bendahara Umum Partai Golkar Munas Bali, Bambang Soesatyo dalam pesan elektronik yang dipancarluaskan Rabu (21/5) malam.


Menurut Bamsoet, demikian Bambang Soesatyo disapa, semua sudah tahu bahwa Munas Ancol yang diselengaran Agung Laksono Cs di Ancol adalah munas jadi-jadian.

Bukan hanya JK, Jokowi dan para ketua umum parpol yang tergabung di Koalisi Indonesia Hebat yang tahu hal itu, tetapi juga rakyat Indonesia.

"Kenapa saya berani mengatakan Jokowi, JK maupun para ketua umum parpol KIH tahu? Sebab kasusnya sendiri sudah terbuka dan naik ke penyidikan di Bareskrim. Ada tersangka pemalsuan dokumen dan surat mandat palsu. Ada alat bukti serta ada peristiwanya," kata Bamsoet.

"Bahkan sebentar lagi akan sampai ke otak dan penyandang dana dari pemalsuan dokumen dan mandat palsu tersebut," tukasnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya