Berita

Politik

Raih Penghargaan Serapan Anggaran Tertinggi, Mensos: Ini Jadi Cambuk untuk Kerja Lebih Baik

RABU, 20 MEI 2015 | 23:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa bangga kementerian yang dipimpinnya menadi kementerian yang paling tinggi menyerap anggaran realisasi belanja. Kementerian Keuangan mencatat Kementerian Sosial menyerap anggaran realisasi belanja tertinggi, yakni di atas 40 persen.

"Tadi saya hanya diundang untuk menandatangani Nota kesepahaman/MoU dengan Menteri Keuangan (Menkeu) terkait undian. Jadi, surprise karena satu-satunya kementerian yang mendapat apresiasi dari kemenku," kata Menteri Khofifah di Jakarta, Rabu (20/5).

Dari berbagai undian berhadiah itu tidak semua terreport di kemensos. Misalnya, ada undian tidak tertebak, maka terkait kalkulasi pajak yang dibayar ke negara itu disampaikan kepada Kemenkeu setiap tiga bulan sekali.


"Mandat Perpres terakhir itu berupa PP yang keluar di Kemensos. Terkait dengan pajak undian Kemensos dan Kemenkeu saling monitoring dan melakukan pengawalan dari seluruh proses undian berhadiah hingga jumlah pajak yang masuk ke negara," terangnya.

Selama ini, dikatakan Menteri Khofifah, di bawah kepemimpinannya kemensos berkerja sesuai dengan aturan yang ada guna mewujudkan pemerintahan bersih dan pembangunan bisa berjalan dengan baik di pusat maupun di daerah.

"Tingginya penyerapan anggaran karena terciptanya sistem pengawasan yang baik dan adanya kerja sama dari semua jajaran Kemensos, sehingga program pengentasan kemiskinan bisa dilaksanakan dengan maksimal," ujarnya.

Dikatakan dia, meskipun tanpa penghargaan, sudah menjadi keharusan bagi Kemensos untuk terus bekerja mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan sosial bagi segenap masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

"Tentu saja, dengan penghargaan yang diraih tersebut menjadi cambuk bagi Kemensos untuk bekerja lebih baik lagi di masa mendatang," ucap menteri yang baru saja ulang tahun ke 50 itu.

Untuk meningkatkan pelayanan sosial kepada masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Kemensos masih sangat membutuhkan kerja sama, sinergitas dan masukan dari berbagai pihak terkait lainnya.

"Kemensos tidak bisa bekerja sendirian untuk melaksanakan program pengentasan kemiskinan, butuh kerja sama dan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat agar kesejahteraan sosial bisa dirasakan oleh segenap warga," pintanya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya