Berita

ilustrasi rohingya/net

Dunia

Indonesia dan Malaysia Sepakat Siapkan Pemukiman Sementara Untuk Pengungsi Rohingya

RABU, 20 MEI 2015 | 15:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Malaysia dan Indonesia berkomitmen untuk memberikan tempat perlindungan sementara bagi para pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang sempat terkatung-katung di wilayah laut.

Hal itu dipastikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia Anifah Aman dalam konferensi pers bersama dengan Menlu Indonesia Retno Marsudi di Kuala Lumpur (Rabu, 20/5).

"Tempat penampungan sementara dan proses pemulangan akan dilakukan dalam satu tahun oleh masyarakat internasional," kata Anifah seperti dimuat Channel News Asia.


Pernyataan itu dibuat setelah Menteri Luar Negeri Malaysia, Indonesia, dan Thailand melakukan pertemuan untuk membahas soal pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang beberapa waktu terakhir membanjiri ketiga negara tersebut.

Namun demikian dalam konferensi pers dan penyataan resmi, Menteri Luar Negeri Thailand Tanasak Patimapragorn tidak ikut berpartisipasi.

Anifah menjelaskan, Thailand masih menahan diri untuk bergabung dalam upaya menawarkan pemukiman sementara. Pasalnya, kata Anifah, Menlu Thailand masih harus merujuk kembali pada hukum domestik soal apakah langkah tersebut diijinkan atau tidak.

"Sementara itu, Malaysia dan Indonesia mengundang negara-negara lain di kawasan untuk bergabung dalam usaha ini," kata Anifah.

Dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir, ada sekitar 3.000 pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang nekad melakukan perjalanan berbahaya dengan kapal kelebihan muatan untuk angkat kaki dari negaranya demi menghindari konflik internal. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya