Berita

Rachmawati: Jangan Berhenti Lawan Nekolim dan Rezim Proxy!

RABU, 20 MEI 2015 | 01:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Karut-marut persoalan bangsa saat ini dinilai merupakan buah dari bercokolnya kaum nekolim. Berbagai kebijakan yang dibuat jauh dari pembelaan terhadap rakyat kecil.

Putri Mendiang Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, mengajak semua pihak terutama kaum Nasionalis-Soekarnois untuk terus melakukan perlawanan.

Menurutnya, selama kaum nekolim bercokol, NKRI yang sejahtera adil makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 seperti yang diperjuangkan Bung Karno tidak akan terwujud.


"Teruskan perjuangan melawan kaum nekolim," kata Rachma kepada redaksi, Selasa (19/5) malam.  

Selain itu,  Rachma yang juga pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, juga menyerukan untuk melawan rezim proxy yang tunduk kepada kekuatan asing. Sama seperti nekolim, rezim proxy juga menjadi penyebab karut-marut persoalan bangsa saat ini.

"Nekolim dan anteknya kaum penindas tidak akan pernah bisa menyatu dengan kaum yang ditindasnya. Meraka akan terus menghisap darah rakyat," tukas Rachma.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya