Berita

Dubes Majdi

Maroko Jadi Negara Favorit Pelajar Indonesia untuk Perdalam Ilmu Agama

SELASA, 19 MEI 2015 | 18:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maroko merupakan salah satu negara favorit bagi pelajar Indonesia yang hendak melanjutkan pendidikan terutama dalam ranah agama.

"Kerjasama pendidikan antara Maroko dan Indonesia telah dijalin sejak bertahun-tahun yang lalu," kata Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Mohamed Majdi, dalam acara "4th Meeting of Indonesian Alumni from Moroccoan Universities" di Hotel Borobudur, Jakarta (Selasa, 19/5).

Dubes Majdi menjelaskan, setiap tahun Maroko memberikan sekitar 50 beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke Maroko.


"Walaupun tidak semua, namun mayoritas di antaranya mengambil studi agama," jelas Dubes Majdi.

Menurutnya, banyak mahasiswa Indonesia yang mengambil studi agama ke Maroko karena kesamaan karakteristik serta nilai-nilai yang dianut kedua bangsa.

"Maroko dan Indonesia berbagi kesamaan nilai-nilai toleransi dan moderat," sambungnya.

Maroko dan Indonesia, sambung Dubes Majdi, merupakan negara yang sama-sama memiliki penduduk Muslim. Namun hal itu tidak menjadikan Maroko ataupun Indonesia sebagai negara Islam.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, salah seorang pelajar Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan di jurusan Dirasat Islamiyah, Nadya Haq, menjelaskan alasan ketertarikannya memperdalam ilmu agama di Maroko. Yaitu karena Maroko memiliki sistem pendidikan yang baik.

Terlebih lagi, Islam yang dianut Maroko dan Indonesia merupakan Ahlusunnah wal Jamaah. Maroko menganut mazhab Maliki dan Indonesia dengan mazhab Syafii.

"Sistem pendidikan di Maroko amat baik dengan kompetensi yang ketat," tandas Nadya yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Ibnu Thufail Kenitra itu. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya