Berita

Kata Orang Demokrat, SBY Konsisten Berantas Mafia Migas

SELASA, 19 MEI 2015 | 16:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang mendiskreditkan dan menyerang mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terus menuai kecaman dari politikus Partai Demokrat.

Politikus Partai Demokrat Herman Khaeron mengaku heran dengan pernyataan Sudirman Said yang mengatakan bahwa pemberantasan mafia migas selalu berhenti di meja SBY saat menjadi Presiden.

"Dalam pandangan saya, selama Pak SBY menjadi Presiden justru beliau konsisten dan sangat keras dalam pemberantasan mafia dan penyimpangan di sektor migas," ujar Herman saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 19/5).


Untuk itu, ia mendesak Menteri ESDM mengklarifikasi apa yang dimaksud dengan pernyataannya itu. Herman juga mencatat bahwa dalam pemerintahan Presiden SBY pernah dibentuk Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, yang hakikatnya memberantas apapun kejahatan dan penyimpangan.

"Pak SBY tertib dalam manajemen pemerintahan dan serius dalam merespon segala bentuk mafia migas, serta tidak mungkin berhenti di meja beliau," sambungnya.

Selain itu, ia juga meminta Presiden Jokowi untuk tanggap dan mengevaluasi Menteri Sudirman lantaran sudah melakukan tindakan di luar kepatutan sebagai pejabat negara.

"Seyogyanya pemerintahan saat ini tidak harus terus menyalahkan pemimpin dan pemerintahan sebelumnya. Popularitas dan kepuasan rakyat bisa dibangun dengan prestasi dan kerja nyata tanpa harus menjelekan pihak lain," tandas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI tersebut. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya