Berita

yingluck shinawatra/net

Dunia

BERAS-GATE

Yingluck Terancam 10 Tahun Penjara

SELASA, 19 MEI 2015 | 08:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra terancam hukuman penjara selama 10 tahun. Dia dinilai bersalah karena menerapkan kebijakan pembelian beras dengan harga yang dua kali lebih mahal. Kebijakan ini dinilai membuat jeblok keuangan negara.

Yingluck yang diturunkan secara paksa oleh juncta militer tahun lalu tentu saja menolak tudingan kelompok militer yang kini berkuasa. Menurut Yingluck pembelian dengan model subsidi itu ditujukan untuk membantu keluarga petani miskin di pedesaan.

Selain dituduh melakukan korupsi dalam skema pembelian beras petani itu, otoritas militer juga melarang Yingluck terlibat dalam politik selama 5 tahun.


Otoritas militer menduga pembelian beras dengan harga yang lebih tinggi itu dilakukan untuk menarik simpati pendukug Yingluck di kawasan pedesaan.

Adapun Yingluck mengatakan, kendati tujuan dari kebijakan itu untuk mensejahterakan kelompok petani, namun dirinya tidak terlibat dalam pelaksanaan kebijakan. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya