Berita

twedy noviady/net

Di Hadapan Jokowi, GMNI Ingatkan Kembali Nawacita dan Trisakti

SELASA, 19 MEI 2015 | 08:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo diingatkan kembali untuk melaksanakan Nawa Cita dan Trisakti Bung Karno. Lebih-lebih dalam enam bulan pemerintahan, Jokowi telah menjauh dari Nawacita dan Trisakti Bung Karno karena dibajak oleh oknum-oknum di sekitar Presiden.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 19/5).

Kata Twedy, peringataan ini disampaikan langsung kepada Jokowi dalam pertemuan tadi malam (Senin, 19/5). Selain GMNI, hadir dalam pertemuan itu perwakilan HMI, KAMMI, beserta alumni dari beberapa universitas


"Pertemuan tersebut kelanjutan dari pertemuan dengan Dewan Pertimbangan Presiden beberapa waktu yang lalu, dan bukan untuk meredam gerakan mahasiswa," jelas Twedy.

Kembali ke pertemuan. Di hadapan Jokowi, Twedy menegaskan bahwa Presiden harus segera melakukan evaluasi terhadap kinerja menteri-menteri beserta pejabat eselon I dan II. Sehingga Nawa Cita dan Trisakti Bung Karno bisa dirasakan masyarakat lewat kebijakan dan program Pemerintah.

"Penataan ulang di sektor energi harus berpihak pada kepentingan nasional. Pembangunan Kedaulatan Pangan tidak hanya berorientasi pada swasembada pangan tetapi harus mengangkat perekonomian petani dari golongan ekonomi menjadi kelompok ekonomi menengah." kata Twedy.

Terakhir, Twedy mengingatkan kembali Presiden untuk konsisten menjalankan program Reforma Agraria sebagaimana telah dijanjikan pada masa kampanye.

"Pada pertemuan tersebut Presiden Jokowi berkomitmen melakukan pertemuan simultan dengan pemuda khususnya dari organisasi kemahasiswaan," demikian Twedy. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya